Selasa, 06 Maret 2012

Ini Jalanku Kan?

Sesuai judul di atas, keliatan banget ya kalo lagi galau akademis.
Iya emang bener, galau yang paling sering terjadi buat saya adalah ini, galau akademis.
Entah dari kapan, mungkin dari dulu saya itu tipe anak bandel sekaligus penurut.
Setiap kata-kata orang tua, dalam hal ini khususnya Papa, kalo itu baik pasti akan saya ikuti.
Disuruh nggak masuk Teknik Industri saya nurut..
Disuruh nggak boleh bawa motor saya nurut...
Disuruh masuk organisasi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) pun saya nurut...

Tapi untuk kali ini, masak iya sudah sejauh ini saya juga harus ikutin maunya Papa buat penentuan jurusan.
Khusus Fakultas Kehutanan, di semester 4 saya akan dijurusin sesuai minat.
Dan melihat keinginan dan kapasitas yang ada, saya emang paling cocok di Manajemen Hutan (MH). Karena ilmu disini saya suka, ada statistik, ekonomi, sosial. Jadi saya nggak cuma belajar tentang kehutanan, tapi hal-hal lain juga :''
Tapi Papa pengen banget saya buat masuk jurusan Teknologi Hasil Hutan (THH)
Nggak bermaksud membandingkan, tapi jujur saya kurang tertarik disini. Karena ilmunya lebih pada pengolahan hasil hutan, terutama kayu. Untuk ke depan memang sih saya bisa kerja di perusahaan atau pabrik. Tapi bukan ini yang saya mau...

Pah... Dayu tau apa yang Papa sarankan pasti yang baik-baik buat Dayu. Dayu juga tau kalo selama ini Papa yang biayain semua urusan Dayu.
Tapi apa gunanya kalo hati ini nggak srek jalaninnya Pah?
Dayu nentuin jurusan juga bukan karena ikut-ikutan Mbak La, cuma kebetulan aja sama.
Apa salahnya juga kalo memang harus ada di jurusan yang sama? Justru malah bisa saling membantu kan  besoknya?

Dengan kemungkinan terburuk, tapi amit-amit deh. Mengesampingkan The Law of Attraction bentar.
Kalo sampai saya tidak berhasil di jalan yang saya pilih sendiri, saya akan berusaha ikhlas. Tapi kalo saya tidak berhasil justru di jalan yang bukan pilihan saya... (Naudzubillah) nah itu nggak kebayang gimana nyeselnya.

Dayu juga sadar buat semua konsekuensinya..
Kalo memang MH yang terbaik, semoga Tuhan meyakinkan hati Papa. Tapi kalo THH yang terbaik, semoga hati saya bisa lebih yakin dan mantap untuk kesitu. AMIN

*Sebenarnya kurang berguna juga sih curhatnya malah ke blog, toh juga dia nggak bakal ngasih solusi. Tapi ini kelemahan saya, tertutup.Salah-salah kalo cerita ke orang terdekat (keluarga) malah bikin tambah runyam.
Tapi temen saya Amelia Rima Pamudyanti, terima kasih sebelumnya mau mendengar dan memberi saran :''
Dan juga buat Puspita Suci R, Lantikawati NK.

Minggu, 04 Maret 2012

If I Had A Time Machine

Al-Qur'an nggak pernah bohong ya?
Bener banget kalo di dalemnya tercantum 'Manusia yang paling rugi ialah mereka yang telah rugi karena telah  menyia-nyiakan waktu'

Begini isi surat AL-ASHR :
'Demi masa. 
Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
 kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran'

Gunakan waktu dan kesempatan sebaik-baiknya day! Nyesel belakangan nggak ada gunanya, toh waktu juga nggak bisa balik lagi. Kata-kata macem 'Seandainya' 'Coba aja' 'What If'' cuma bikin rasa nyesel jadi berlipat-lipat...

Sabtu, 03 Maret 2012

Childhood Story

Di suatu kesempatan saya iseng aja jepret-jepret foto masa kecil dulu.
Lucu juga sih, bikin ngikik sendiri liatnya. Masih polos nggak berdosa, beda banget sama sekarang....







Jumat, 03 Februari 2012

Menuju Santiago de Compostela

Ini cuplikan do'a yang saya ambil dari para peziarah dalam perjalanan menuju Santiago de Compostela.
Nggak bermaksud buat SARA, tapi suka aja sama kalimat demi kalimat yang diksinya sederhana tapi mengisyaratkan kalo semua orang itu masih BUTUH TUHAN!

Tuhanku.....
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikanlah dukungan-Mu bila aku dirundung kecemasan
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh
Sudilah menjadi bagiku penghiburan dalam perjalanan

Tempat bernaung di waktu panas
Tempat berteduh di kala hujan
Dan penolong dalam bahaya
Semoga aku berhasil 
Mencapai tujuanku
Sekarang dan juga nanti
Pada akhir hidupku





Rabu, 01 Februari 2012

Penanaman di Hutan Mangrove Muara Sungai Oya-Opak, Bakti Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM

Haihai tanggal 24-28 Januari kemaren, kami mahasiswa Kehutanan UGM mengikuti serangkaian acara yang biasa disebut 'Forestry Camping'
Acaranya seru menurutku, didukung juga dengan anggota kelompok 20 yang agak 'semacam' :D
Oke ini sedikit cuplikan acaranya, diambil dari website ugm.
Check this out guys!



Fakultas Kehutanan UGM menyelenggarakan Praktik Pengenalan Kehutanan 2012 (PPK 2012) untuk mahasiswa angkatan 2011. Acara dilaksanakan pada 25-28 Januari 2012 dan diikuti oleh 283 mahasiswa dengan 28 dosen pembimbing lapangan (DPL). Seperti disampaikan Dr. Priyono Suryanto selaku Ketua Panitia PPK 2012, kegiatan ini dilaksanakan di Hutan Pendidikan Wanagama I Gunung Kidul, serta unit-unit kerja hutan di bawah BKSDH dan Dishutbun DIY. Selain itu juga hutan rakyat yang berkembang di sekitar Wanagama dan hutan mangrove di muara Sungai Oya dan Opak, Dusun Baros, Bantul.
Dekan Fakultas Kehutanan yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu, Dr. Eny Faridah, dalam sambutan pelepasan PPK 2012 mengatakan kegiatan PPK merupakan praktik lapangan yang pertama kali dilakukan secara akademik bagi mahasiswa angkatan 2011. Lebih lanjut, disampaikan bahwa Praktek Pengenalan Kehutanan (KTU 1102) adalah matakuliah wajib bagi mahasiswa Kehutanan. Praktik ini memberikan pengetahuan umum tentang tipe hutan menurut fungsi dan pengelolaan, mencakup aspek manajemen hutan, silvikultur, teknologi hasil hutan, dan konservasi sumberdaya hutan. Setelah mengikuti PPK, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan umum tentang hutan dan kehutanan serta memperoleh pengalaman berkaitan dengan aspek kedisiplinan, kemandirian, kemampuan manajerial. Di samping itu juga memiliki modal awal untuk mengasah ketajaman analitis terhadap permasalahan dalam pembangunan kehutanan.
Lebih lanjut, Dr. Priyono Suryanto menyampaikan dalam rangka menumbuhkembangkan korsa rimbawan, dalam PPK 2012 ini juga diberikan materi tentang nilai-nilai ke-UGM-an dan kerimbawanan. Kegiatan lain yang dilakukan ialah penanaman jati unggul di hutan rakyat sebagai pengenalan komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan. Selain itu, penanaman jati unggul juga dilaksanakan di Petak 14 Wanagama I sebagai tanaman monumen angkatan 2011.
Kegiatan diakhiri dengan penanaman di hutan mangrove dekat muara Sungai Oya-Opak, Dusun Baros, Bantul. Penanaman di hutan mangrove bekerja sama dengan Keluarga Pemuda-Pemudi Baros (KP2B). Dwi, salah satu pengurus KP2B, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kegiatan penanaman dengan harapan ini menjadi kerja bersama yang terus-menerus untuk penyelamatan sumberdaya alam.
Dan ini kelompok 20 yang disebut di awal tadi memiliki karakter tersendiri, unik. But I Love being part of you guys :3
Nah intinya kemaren itu ya gini simpelnya 'Sesuatu yg berat kalo dilakuin bareng-bareng dan didasari perasaan seneng, capeknya akan berkurang sedikit demi sedikit'
Jadi makin cinta sama Kehutanan, saya seneng bisa kuliah di fakultas ini. Serius! Love ya!

Senin, 23 Januari 2012

Fly Me To The Moon - Frank Sinatra

Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a-Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me


Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you

Fill my heart with song

Let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, in other words
I love...you




PS: Lagu lama banget sih ini. Aneh ya kenapa tiba-tiba inget lagu ini padahal juga nggak ada alasan nyanyi dalam rangka apaan...
Curcol dikit boleh dong, semoga someday gue bisa nyanyiin lagu ini karena teringat sama orang *ceileeh hakdesh banget*
*Aminin aja dalam hati masing-masing*
*AMIN*
*Makasih do'anya*
*Gila*

Sepenggal Kisah Lain Sang Tokoh

Kebetulan sekarang liburan semester 1 yg lamanya sebulan. Di sela ketidakjelasan aktivitas gue mutusin baca novel 5 cm.
Wuih gila ini novel beda banget. Bahasanya kocak, ancur banget deh tapi sarat esensi di dalamnya.
Gue nggak akan panjang lebar mbedah isi buku ini, ntar dikira spoiler.
Jadi yang bikin kagum adalah isi buku ini lengkap banget, kalo gue nilai yah ini penulisnya cerdas pasti.
Banyak banget penggalan lagu ternama, dialog film box office sama quotation tokoh sepanjang masa.
Dan ini yang akan saya ungkap, mengetahui para tokoh dunia yang diangkat di dalamnya. Toh juga nggak akan ganggu sinopsis novel ini kan.
Ada 3 tokoh yg masih fresh terekam dalam ingatan gue.

1. Albert Einstein
'The man with greatest soul will always face the greatest war with the law minded person...'
Pencetus teori relativitas ini mengejutkan dunia dengan teorinya ' Sesuatu yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian... semuanya relatif '
Padahal jujur pas SMA gue sempet mikir ' Hah sesuatu yg nggak pasti aja dipelajarin. Buat apa?'
Dan gue malu dengan ungkapan nggak tahu diri itu

E=mc2
Karena dari pemikiran briliannya itu bisa diciptakan energi yg luar biasa besar hanya dengan 1 gram massa sepanjang sejarah peradaban manusia.Dengan energi yang dipengaruhi kecepatan cahaya itu bisa menerangi satu provinsi juga dapat meledakkan 1 kota sekaligus dengan dibuatnya bom atom. Ya dia menciptakan kehidupan dan juga kematian pada umat manusia.Relativitas ada karena adanya dimensi waktu, dengan begitu kita tidak tahu pasti akan apa yg akan di dapat dan masa depan kelak. Relativitas mengajarkan kita pentingnya memiliki mimpi dan keyakinan meraih sesuatu yg tidak pasti. Semua serba relatif bila mempertimbangkan benar dan salah...

2. Alfred Nobel
Awalnya beliau terkenal karena telah menciptkan dinamit yg memperkaya pundi emasnya.
Namun ia tertampar dengan salah satu koran yang menyatakan, ' Telah meninggal dunia Alfred Nobel, ilmuwan besar pencipta bahan peledak yang telah kaya raya membuat jutaan orang sengsara dengan kematian'
Padahal yg dimaksud Alfred Nobel disitu bukan dirinya, tapi orang lain dengan nama yang sama persis.
Beliau tersentak, ' Oh jadi begini kalo nanti saya meninggal orang akan mengenang saya sebagai sosok yang membuat orang sengsara'
Singkat cerita, makanya sampai sekarang ada tuh penghargaan Nobel, karena ia ingin mendedikasikan kekayaannya untuk orang banyak.
'Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain' sepertinya kalimat ini yang teringat betul olehnya saat itu
Jadi orang akan bernafas lega bila ada kehadiran kita di tengah-tengah mereka...

3. Socrates
Filsuf asal Yunani yang rendah hati, kerjannya tanya terus ke orang-orang, berdiskusi dengan siapa saja, dengan budak sekalipun.
Tahu alasannya kenapa dia berlagak bodoh dan berlagak nggak tahu apa-apa?
Karena dia ingin menyadarkan orang dengan cara halus, tidak seperti menggurui dan tidak pernah memandang orang lain lebih rendah darinya. Walaupun begitu orang-orang sadar akan kehebatannya.
Tapi akhir yang tragis baginya, Socrates dihukum pemerintahan Athena karena dianggap gila.
Padahal apa yang dilakukannya hanyalah mencoba keluar dari zona nyaman untuk mengetahui dunia luar.
Dia memilih minum racun sampai mati ketimbang mengakui bahwa semua teorinya salah.
Socrates mati dalam menegakkan hati nuraninya...
Beruntunglah ada Plato, murid Socrates yang dalam tulisannya 'Republic' menggambarkan perjuangan Sang Guru tersebut dalam mencari arti dari hakikat ilmu yang tak ternilai harganya :)